Tampilkan postingan dengan label Tahayul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahayul. Tampilkan semua postingan
Minggu, 22 April 2012
ASWAJA YANG CERDAS DALAM MENYAN DAN SESAJEN
Oleh: Chenchen Chetia
Dulu ku Pernah Punya kanjeng Guru ’ berkisah tentang ASWAJA kira2 begini ceritanya:
Dahulu entah kini, dipedesaan orang masih suka menancapkan bawang dgn tusukan sapu lidi dihalaman,kalau disebut aliran agamanya pasti dan tentu ia akan berkata:” ya ASWAJA lah..!”
(tenang jgn marah dulu) itu real….
Di kala malam orang-orang berkumpul berta’jiah mendo’akan para arwah dibulan ruwah (menjelang ramadhan biasanya), itu mesti keluar yg namanya DUPA (kemenyan dibakar-wangi …tuh SEREM2 DIKIT) dan SESAJEN (kembang tujuh rupa, tumpeng NASI KETAN kuning putih ,Bekakak ayam,limun,kopi hitam-air putih,kopi susu,lisong dsb ) kira2 nyaris mendekati 4 sehat lima sempurna lah….
Lokasi:
Bandung, Indonesia
Rabu, 28 Maret 2012
KISAH ASAWAJA CERDAS MENYIKAPI “TAHAYUL”

Disuatu Asrama tinggal 3 org mahasiswa yaitu:
Jaja Aswaja (Aswaja), Yopy Salafi ( salafi), Dul Wahab (wahabi) mereka sering tengkar namun tetap akur rasa sesama muslim.
Disuatu sore si Jaja menjual Ayamnya di kandang yg dipeliharanya sudah tidak produktif dan agar sekitarnya bersih ia kumpulkan kotorannya untuk kelak dibuang bersama kandangnya. (gak ada di google, xixixi...)
Ba’da Isya si Jaja Aswaja berpatwa kepada kedua sahabatnya:” Tahukah kalian dalil yg berbunyi ‘Apabila di tempat gelap dan sepi SEBUAH TEMPAT YG TDK BERPENGHUNI PASTI ADA PENUNGGUNYA, fahimtum!?, silahkan kalau dianggap tahayul kalau tak percaya ana bisa bukti’in !”
Yopy Salafi : “ Ya bisa jadi namanya makhluk halus, tapi ku gak percaya sebelum dibuktikan” agak tenang sambil berfikir, kritis juga dia. Ehemm….
Dul Wahab :” Hah!! Dalil apa itu, jiahahahaa..TAHAYUL ko dipercaya nanti kalian bisa syirik tau…! Mana itu ajak aku membuktikannya, wahabi gitu loh! ” keras dan menantang dgn angkuhnya dia. Tunggu tanggal mainnya...
Disuatu Asrama tinggal 3 org mahasiswa yaitu:
Jaja Aswaja (Aswaja), Yopy Salafi ( salafi), Dul Wahab (wahabi) mereka sering tengkar namun tetap akur rasa sesama muslim.
Disuatu sore si Jaja menjual Ayamnya di kandang yg dipeliharanya sudah tidak produktif dan agar sekitarnya bersih ia kumpulkan kotorannya untuk kelak dibuang bersama kandangnya. (gak ada di google, xixixi...)
Ba’da Isya si Jaja Aswaja berpatwa kepada kedua sahabatnya:” Tahukah kalian dalil yg berbunyi ‘Apabila di tempat gelap dan sepi SEBUAH TEMPAT YG TDK BERPENGHUNI PASTI ADA PENUNGGUNYA, fahimtum!?, silahkan kalau dianggap tahayul kalau tak percaya ana bisa bukti’in !”
Yopy Salafi : “ Ya bisa jadi namanya makhluk halus, tapi ku gak percaya sebelum dibuktikan” agak tenang sambil berfikir, kritis juga dia. Ehemm….
Dul Wahab :” Hah!! Dalil apa itu, jiahahahaa..TAHAYUL ko dipercaya nanti kalian bisa syirik tau…! Mana itu ajak aku membuktikannya, wahabi gitu loh! ” keras dan menantang dgn angkuhnya dia. Tunggu tanggal mainnya...
Langganan:
Postingan (Atom)
