Oleh: Zon Jonggol
Keputusan pemerintah berdasarkan keputusan sidang iitsbat yang dihadiri oleh para ulama yang berkompetensi dalam hisab dan rukyat
Firman Allah ta’ala yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya“. (QS An Nisaa [4]:59)
Jumat, 20 Juli 2012
Minggu, 17 Juni 2012
Mengungkap Makna Isra Mi'raj
Mungkin penjelasan makna di balik kata Isra Mi'raj sudah banyak yang mengungkapkannya. Tetapi di dalam pembahasan ini lebih kepada makna literasinya. Karenanya, Dengan mengungkapkan makna dibalik Isra Mi'raj akan didapat banyak hikmah yang terpendam.
Ustadz 'aLa Kulli Hal atau bernama Mahmud al Banjari mengemukakan makna dibalik kata Isra Mi'raj, dengan tajam dan mendalam. Silakan disimak.
Ustadz 'aLa Kulli Hal atau bernama Mahmud al Banjari mengemukakan makna dibalik kata Isra Mi'raj, dengan tajam dan mendalam. Silakan disimak.
Jumat, 27 April 2012
Terlalu Fatanatik dengan Satu Guru itu tidak Baik
Oleh: 'aLa Kulli Haal
Terlalu fanatik dengan saatu guru itu tidak baik, hanya saja dikecualikan bila guru itu BENAR BENAR ahli alquran, ahli hadist, ahli fiqh, ahli tauhid, ahli usul, ahli nahwu, shoraf, balagah, ahli tarikh, ahli tasawuf, ahli ibadah dan istiqamah, ahli sanad dan musalsal (bersambung) dan juga ahli hikmah.
Kalau di kota kami (Martapura, Banjarmasin) yg pantas di fanatiki dan ditaklidi adalah guru sekumpul, karena beliau mengumpul semua keahlian itu.
Terlalu fanatik dengan saatu guru itu tidak baik, hanya saja dikecualikan bila guru itu BENAR BENAR ahli alquran, ahli hadist, ahli fiqh, ahli tauhid, ahli usul, ahli nahwu, shoraf, balagah, ahli tarikh, ahli tasawuf, ahli ibadah dan istiqamah, ahli sanad dan musalsal (bersambung) dan juga ahli hikmah.
Kalau di kota kami (Martapura, Banjarmasin) yg pantas di fanatiki dan ditaklidi adalah guru sekumpul, karena beliau mengumpul semua keahlian itu.
Label:
Ahli Bid'ah,
Fanatik,
Wali
Lokasi:
Banjarmasin, Indonesia
Minggu, 22 April 2012
ASWAJA YANG CERDAS DALAM MENYAN DAN SESAJEN
Oleh: Chenchen Chetia
Dulu ku Pernah Punya kanjeng Guru ’ berkisah tentang ASWAJA kira2 begini ceritanya:
Dahulu entah kini, dipedesaan orang masih suka menancapkan bawang dgn tusukan sapu lidi dihalaman,kalau disebut aliran agamanya pasti dan tentu ia akan berkata:” ya ASWAJA lah..!”
(tenang jgn marah dulu) itu real….
Di kala malam orang-orang berkumpul berta’jiah mendo’akan para arwah dibulan ruwah (menjelang ramadhan biasanya), itu mesti keluar yg namanya DUPA (kemenyan dibakar-wangi …tuh SEREM2 DIKIT) dan SESAJEN (kembang tujuh rupa, tumpeng NASI KETAN kuning putih ,Bekakak ayam,limun,kopi hitam-air putih,kopi susu,lisong dsb ) kira2 nyaris mendekati 4 sehat lima sempurna lah….
Lokasi:
Bandung, Indonesia
Pemahaman Sederhana tentang Kullu Bid'atin Dolalah
'aLa Kulli Haal
Ada pemahaman baru yang terbesit di fikiran ku, dan inilah pemahaman itu:
كل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار
Pada 2 muqaddimah ini (1. kullu bid'atin dolalatun; 2. wakullu dolalatin finnar), dan penggabungan antara muqaddam dan ta'ali nya pd beberapa fashalnya, terlahirlah sebuah natijah. Seperti apakah natijahnya?
Label:
Bid'ah
Lokasi:
Banjarmasin, Indonesia
Kritik Santri Indonesia terhadap Albani
Oleh 'aLa Kulli Haal
Apakah Albani bisa dikatakan ahli hadist ? Trnyata tidak!
Setelah SAYA SENDIRI meneliti dan ternyata banyak hadist hasan yg di dhoifkan Albani.
Penelitian saya ini tidak copas dari link manapun, tapi hasil dari ilmu yg dberikan Allah kepada saya. Dan saya tidak pernah skolah jauh-jauh ke Mesir, Yaman, Mekkah dan Madinah, apalagi lulusan universitas hadist di Madinah, tapi saya hanyalah lulusan sekolah Darussalam di Martapura Banjarmasin, Karena itu saya anak pesantren Darussalam mau mengkritik Albani.
Saalah satu yang saya kritik adalah Hadist ini dalam sunan nasa-i nomor 24,
أخبرنا عبيد الله بن سعيد قال أنبأنا معاذ بن هشام قال حدثني أبي عن قتادة عن عبد الله بن سرجس أن نبي الله صلى الله عليه وسلم قال : لا يبولن أحدكم في جحر قالو لقتادة : وما يكره من البول في الجحر قال : يقال إنها مساكن الجن
حكم الألباني ضعيف
Lokasi:
Banjarmasin, Indonesia
Senin, 09 April 2012
Dalil tentang Maulid Nabi Muhammad saw

Artikel ini dipersembahkan oleh Anas Bin Malik dkk dari Group Anti Wahabi.
Bismillah wal hamdulillah, amma ba'du.
Dalil tentang Maulid Nabi Muhammad SAW.
Firman Allah :
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Label:
Bid'ah,
Dalil Maulid,
Sunnah
Langganan:
Postingan (Atom)


